Mahfud MD : Ferdy Sambo Melanggar Etik dan Pidana, Diproses Sejajar

Menko Polhukam Mahfud MD
Menko Polhukam Mahfud MD (Genta T. Mawangi/Antara)

JAKARTA — Menkopolhukam, Mahfud MD berikan tanggapan soal kabar Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob dan Provos. Awalnya ia membenarkan jika Irjen Ferdy Sambo diamankan oleh pihak kepolisian.

Hal tersebut diungkapkan oleh Mahfud MD di akun media sosial Instagram pribadinya. “Ya, saya sudah mendapat info bahwa Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob dan Provos,” ujar Mahfud MD.

Bacaan Lainnya

Kemudian ia juga menjelaskan perihal proses pidana dan pemeriksaan pelanggaran etik bisa berjalan sejajar. “Itu juga sdh tersiar di berbagai media. Yg ditanyakan orang, kok ke Provos? Apakah cuma diperiksa dalam pelanggaran etik?,” tulis Mahfud MD.

Ia juga menjelaskan, menurut hukum pelanggaran etik dan pelanggaran pidana itu bisa sama-sana jalan. “Tidak harus saling menunggu dan tidak bisa saling meniadakan,” tegasnya.

“Artinya, kalau seseorang dijatuhi sanksi etik bukan berarti dugaan pidananya dikesampingkan. Pelanggaran etik diproses, pelanggaran pidana pun diproses secara sejajar,” sambungnya.

Mahfud MD juga menyebut pemeriksaan pidana itu lebih rumit sehingga lebih lama dari pemeriksaan pelanggaran etik. “Jadi publik tak perlu khawatir, penyelesaian masalah etika ini malah akan mempermudah pencepatan pemeriksaan pidananya jika memang ada dugaan dan sangkaan tentang itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Mabes Polri telah mengklarifikasi kabar ditahannya mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo Sabtu 6 Agustus 2022. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan bahwa Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Hal itu karena ada pelanggaran prosedur yang ditemukan oleh tim Inspektorat Khusus (Irsus) dalam kasus penembakan ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J pada 8 Juli 2022 lalu.

Pos terkait