Menkes menjelaskan vaksinasi akan difokuskan di daerah dengan kasus paling banyak dan tingkat kematian paling tinggi, yakni di Jawa-Bali, khususnya 7 wilayah aglomerasi di wilayah tersebut. Fokus vaksinasi dilakukan di wilayah tersebut untuk bisa menekan penularan dan kematian.
Guna menekan penularan, vaksinasi akan digenjot pada Agustus dan September ini dengan beban target vaksinasi yang meningkat hingga empat kali lipat. “Sebagai gambaran, per Juli vaksinasi harian mencapai 382 ribu per hari. Ini (vaksinasi) perlu naik hingga 1,2 juta per hari, hanya untuk tujuh wilayah aglomerasi saja. Bayangkan ada kenaikan empat kali lipat. Oleh karena itu tugas kami di Agustus dan September ini akan lebih berat,” papar-nya.
Menkes pun mengharapkan kerja sama TNI, Polri, pemerintah daerah dan semua organisasi kemasyarakatan untuk bisa menyukseskan target tersebut. “Saya yakin kita bisa melakukannya bersama-sama,” tukas Menkes.






