Di Kecamatan Pronojiwo, dari total 57 hektare lahan pertanian, sebanyak 20 hektare rusak sebagai dampak meletusnya Gunung Semeru. Lahan tersebut rusak cukup parah.
Gunung Semeru meletus pada 4 Desember sekitar pukul 15.20 WIB. Letusan itu mengeluarkan guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (8/12) pukul 16.00 WIB, sebanyak 39 orang dilaporkan meninggal dunia, 82 luka ringan dan 36 orang luka berat.






