Ledakan Keras Terjadi di Surabaya, Kapolda : Korban 10 Orang

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugiharto mengatakan, akibat ledakan keras yang terjadi Jalan Gresikan Surabaya tidak ada korban jiwa atau tewas. Mantan ajudan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugiharto mengatakan, akibat ledakan keras yang terjadi Jalan Gresikan Surabaya tidak ada korban jiwa atau tewas.

SURABAYA — Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugiharto mengatakan, akibat ledakan keras yang terjadi Jalan Gresikan Surabaya tidak ada korban jiwa atau tewas. Mantan ajudan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono itu memastikan, korban hanya mengalami luka ringan.

”Dampak dari ledakan ada korban anggota kita 10 luka ringan, kenapa jadi korban? Karena dari gudang untuk bahan peledak itu, ke tempat latihan, kebetulan anak buah kita ini ada 15 yang latihan,” terang Imam.

Bacaan Lainnya

Latihan anggota dengan TKP pasca ledakan itu ada di kontainer berjarak kurang lebih 10 meter. Imam menyebutkan, di sekitar lokasi latihan terlihat ada kaca pecah. Efek kaca itu semburat ke dalam kemudian mengenai anggota yang sedang di dalam ruangan.

”Kan ada 15 orang yang latihan, 10 luka ringan. Yang 5 orang lain tidak kenapa-kenapa,” ucap Imam.

Selain korban luka ringan, mantan Kapolda Kalimantan Timur itu menambahkan, beberapa bangunan yang berjarak sekitar 20 meter ikut terdampak. ”Ya kaca-kaca pecah,” imbuh Imam.

Sementara itu, Kabidlabfor Polda Jawa Timur Kombespol Sodiq Pratomo membeberkan hasil penyidikan sementara oleh timnya. Polda menurunkan petugas di TKP ledakan bahan peledak di Jalan Gresikkan Surabaya.

Dia mengatakan, ada beberapa bahan yang ditemukan dan mengindikasikan bahan mudah meledak. Bahan-bahan itu masuk ke dalam kelompok mercon atau bondet. ”Digolongkan low explosive,” ujar Sodiq Pratomo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *