Kendati demikian, menurut dia, justru sifat low explosive itu riskan meledak karena sensitif terhadap beberapa gerakan, panas, hingga tekanan. ”Jika high explosive justru lebih aman tidak terlalu sensitif,” kata Sodiq saat preskon di Jalan Gresikkan Mako Brimob Polda Jawa Timur.
Analisis sementara dan menguat, lanjut dia, mungkin karena suasana hujan dan barang peledak itu baru masuk. Kemudian area sekitar juga lembap karena hujan. Alhasil reaksi kimia muncul.
”Terkena panas sekitar pukul 10.00. Secara teori yang menguat itu,” terang Sodiq.
”Seperti juga kejadian yang sebelumnya memicu getaran dan panas serta tekanan. Kesimpulan sementara kondisi lembap sinar matahari lembap terjadi reaksi kimia timbul ledakan,” tambah Sodiq Pratomo.(*)






