KPK Punya PR 5 DPO, Salah Satunya Harun Masiku, Begini Katanya

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
Ilustrasi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Muhammad Ali/Jawa Pos)

JAKARTA -– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan capaian kinerja selama 2022. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan, pihaknya berhasil menangkap 16 daftar pencarian orang (DPO), dari 21 buronan yang ada.

Saat ini, KPK masih mempunyai utang sebanyak 5 DPO yang belum juga berhasil ditangkap. Kelima tersangka yang masih berstatus buron salah satunya mantan calon legislatif (Caleg) PDI Perjuangan, Harun Masiku.

Bacaan Lainnya

“Dari DPO KPK sejumlah 21 orang, telah tertangkap sebanyak 16 orang, dan masih dalam pencarian sejumlah 5 orang,” kata Alex dalam acara ‘Kinerja dan Capaian KPK 2022’ di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (27/12).

Adapun kelima DPO yang juga belum berhasil ditangkap di antaranya Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak. Ricky ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi sejumlah proyek di Pemkab Mamberamo Tengah. Saat hendak dijemput paksa, Ricky kabur ke ke Papua Nugini lewat jalur tikus.

Selanjutnya, Kirana Kotama yang buron sejak 2017. Dia merupakan tersangka kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014 kepada Kementerian Kehutanan.

Pos terkait