Kemenko Marves: Uni Emirat Arab akan jadi mitra bangun ibu kota baru

Ilustrasi: Presiden Joko Widodo melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri dan Ruler atau Emir Dubai Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum saat menyaksikan pertukaran sejumlah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Dubai Exhibition Center, Uni Emirat Arab pada Kamis (4/11/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Setpes/Laily Rachev/aa. (Handout Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rache)

JAKARTA — Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menilai Uni Emirat Arab (UEA) akan bisa jadi mitra yang andal untuk bisa ikut berinvestasi dalam pembangunan ibu kota baru.

Hal itu disampaikan Deputi Koordinasi Bidang Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto menyusul pernyataan Presiden Jokowi terkait tiga sektor pembangunan di Indonesia yang bisa dijadikan prioritas kerja sama antara Indonesia-UEA, termasuk pembangunan ibu kota baru.

Bacaan Lainnya

“Tentu bagus, kalau dilihat Abu Dhabi itu saya kira punya financial power (kekuatan finansial) yang bagus. Saya rasa mereka bisa jadi partner (mitra) yang sangat baik untuk pembangunan ibu kota baru,” katanya dihubungi dari Jakarta, Jumat.

Seto menambahkan UEA juga diharapkan bisa memberikan insight (wawasan) serta pengalamannya dalam pembangunan kota.

Baca juga: Kadin undang investor infrastruktur UEA investasi di ibu kota baru

“Dubai itu kan sudah jadi kota internasional. Saya kira mereka juga bisa memberikan insights, berbagi pengalaman juga bagaimana mereka mengembangkan (kota) itu,” katanya.

Kendati demikian Seto tidak membeberkan secara gamblang soal nilai komitmen investasi UEA untuk pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Begitu pula soal skema hingga realisasi investasinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan