”Dinas kesehatan harus tampil, jangan menunggu pasien mendaftar dan mengurus. Anggaran sudah tersedia,” ujarnya.
Imam juga meminta, bayi tersebut dirawat secara khusus oleh tim medis sehingga kesehatannya bisa pulih.
”Proses hukum silakan dijalankan dengan bijaksana. Kami harap kejadian ini tidak terulang,” tegasnya.
Direktur RSUD Muhammad Zyn Titin Hamidah menyatakan, kondisi pasien bernama Adi yang berusia sembilan bulan itu semakin membaik. Pihaknya sudah membentuk tim medis khusus untuk menangani bayi tersebut.
”Tetap dirawat intensif di ruang ICU. Semoga kondisi kesehatannya semakin membaik,” ucapnya.
(mr/rus/hud/han/bas/JPR)





