JAKARTA – Presiden Joko Widodo ingin melipatgandakan dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang diterima oleh keluarga pra sejahtera penerima manfaat pada tahun 2019.
Keinginan ini disampaikan Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/3). Forum itu membahas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan dan kapasitas fiskal 2019.
Dikatakan presiden, PKH untuk tahun ini harus diselesaikan lebih awal penyalurannya kepada keluarga penerima manfaat. Terutama untuk 10 juta keluarga, harus rampung pada Maret ini.
Tapi untuk 2019 yang diketahui sebagai tahun politik, Jokowi minta alokasi ditambah. “Kemudian yang tahun depan saya minta agar rupiah yang diberikan kepada peserta PKH agar bisa paling tidak dilipat dua kali,” ucap Jokowi.
Untuk diketahui, PKH sebesar Rp 1.890.000 per keluarga tahun yang berlaku sekarang sudah mengakomodasi sekitar 10 persen pengeluaran keluarga prasejahtera. Nah, suami Iriana maunya ditingkatkan sehingga cukup untuk membiayai 20 persen pengeluaran.



