Diketahui, kasus ini bermula dari beredarnya sebuah video viral berdurasi 66 detik di media sosial. Video itu memperlihatkan seorang pria berbaju merah tengah memukuli seorang dokter berseragam koas disebuah cafe di Jalan Demang, Palembang.
Korban diketahui bernama Lutfi yang merupakan seorang chief koas mahasiswa Universitas Sriwijaya di RS Siti Fatimah Palembang. Peristiwa penganiayaan itu dilatarbelakangi perselisihan tentang jadwal jaga koas pada malam tahun baru yang diatur oleh korban.
Lady diinformasikan memprotes jadwal jaga malamnya yang dibuat korban khususnya saat malam tahun baru. Padahal, jadwal tersebut telah dibuat berdasarkan persetujuan teman-teman koas yang lainnya.
Kemudian, Lady mengadu ke ibunya yang kemudian berlanjut kepada pemanggilan terhadap korban Lutfi yang merupakan chief/ketua koas stase nya dan dua teman lainnya.
Saat pertemuan, ketiga orang itu dianggap tidak merespons atau menyepelekan apa yang dibicarakan. Kemudian, pria berbaju merah yang merupakan teman ibu Lady emosi hingga berujung pemukulan seperti video yang viral saat ini. Kasus ini pun tengah ditangani oleh Polda Sumatera Selatan (Sumsel).(*)






