Densus 88 : Mapolda Jabar Ternyata Jadi Target Teroris

Anggota Brimob dan tim Inafis mengamankan lokasi sekitar ledakan di depan pintu masuk Mapolsek Astanaanyar,
ILUSTRASI: Anggota Brimob dan tim Inafis mengamankan lokasi sekitar ledakan di depan pintu masuk Mapolsek Astanaanyar, Bandung, kemarin (7/12). (TAOFIK ACHMAD/RADAR BANDUNG)

BANDUNG — Pasca bom Astana Anyar, Densus 88 Antiteror melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah dokumen. Dari dokumen tersebut, terungkap bahwa Polda Jabar dan sejumlah Polres dan Polsek di Jabar sudah dijadikan sebagai sasaran aksi terorisme.

Kabag Ban ops Densus 88 Antiteror, Kombes Aswin Siregar menjelaskan, hasil pendalaman dokumen kasus Dicendo beberapa tahun lalu, ada target sasaran aksi terorisme.

Bacaan Lainnya

“Dari dokumen kasus Cicendo yang sebelumnya di pemeriksaan, memang sasarannya itu beberapa adalah kantor kepolisian, termasuk salah satunya Mapolda Jabar kemudian beberapa Polsek dan Polres lainnya,” kata Kombes Aswin, di Polda Jabar, Rabu (21/12).

Aswin menambahkan dokumen dimaksud itu valid dan sepatutnya dijadikan sebagai dasar untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Namun, Aswin tak menyebut secara rinci Polres dan Polsek mana saja yang menjadi target sasaran terorisme.

Pos terkait