“Integritas data sangat penting karena program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Kami tidak ingin ada anak yang tertinggal dari pemenuhan gizi,” tegasnya.
Melalui kebijakan ini, BGN berharap seluruh anak sekolah, terutama yang berada di daerah 3T dan rawan stunting, tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup. Program ini diharapkan mendukung pertumbuhan optimal sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.(**)




