Sementara ada 35 orang korban luka berat yang saat ini dirawat di rumah sakit dan puskesmas yaitu 8 orang di RS dr. Haryoto, 16 orang di RSUD Pasirian, 3 orang di RS Bhayangkara dan 8 orang di Puskesmas Penanggal.
Masih ada 21 orang mengalami luka lainnya sehingga total keseluruhan korban luka sebanyak 56 orang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang melaporkan sebanyak 5.205 jiwa terdampak sebaran awan panas sejak Sabtu (4/12) dan ada 1.300 orang mengungsi.
Bupati Kabupaten Lumajang menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru selama 30 hari sejak 4 Desember 2021 sampai 3 Januari 2022.(*)






