Alumni Program Kartu Prakerja Harap Airlangga Jadi Capres

  • Whatsapp
KOMPAK : Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat bersama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto

JAKARTAAlumni program kartu prakerja berharap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi calon presiden (Capres) tahun 2024.

“Harapan saya, Bapak Airlangga maju sebagai calon presiden di tahun 2024. Dengan apa yang sudah dilakukan saat ini, saya yakin masyarakat akan memilih beliau jadi residen,” kata Okie Supiawan saat berdialog dengan Menteri Airlangga di Bandung, Jumat.

Bacaan Lainnya

Okie menyatakan sangat terbantu dengan program kartu prakerja, apalagi saat pandemi COVID-19. Berkat pelatihan itu, Okie saat ini menjadi pedagang ikan hias dan pakaian secara daring.

“Sangat membantu. Saya tidak punya pengalaman berdagang. Dengan program ini, saya mendapatkan pelatihan bicara di depan publik untuk memasarkan jualan, lalu belajar edit foto, sehingga saya berhasil menjadi pedagang, dan alhamdulillah berkembang,” jelas Okie.

Okie meyakini dengan prestasi pemulihan ekonomi yang dirasakan masyarakat, Airlangga akan dipercaya masyarakat luas menjadi presiden.

Sebanyak 40 perwakilan alumni penerima kartu prakerja berkesempatan berdialog langsung dengan Menko Perekonomian, para alumni Program Prakerja juga mengikuti pameran produk hasil usaha para penerima kartu prakerja.

Dalam acara dialog, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni, mengatakan bahwa program kartu prakerja mengalami peningkatan signifikan, baik kualitas maupun kuantitas pelatihan.

“Dapat kami laporkan pada Pak Menko Ekonomi, program prakerja hingga saat ini mengalami kemajuan luar biasa. Dari jumlah vendor pemberi latihan, juga jenis pelatihan meningkat. Ini prestasi sekaligus bentuk transparansi program, semua terlibat dan beragam” jelas Denni.

Airlangga mengatakan, program Kartu Prakerja telah mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk berwirausaha tanpa pandang usia. Banyaknya pilihan program pelatihan yang disediakan oleh program Kartu Prakerja, terbukti mampu memenuhi kebutuhan dan minat masyarakat saat ini.

Tercatat sebanyak 35 persen dari penerima Kartu Prakerja, berubah dari tidak mendapat pekerjaan menjadi bekerja, dengan 17 persen memilih untuk berwirausaha.

“Tersedianya kemudahan akses layanan dan banyaknya pelatihan yang diberikan oleh program Kartu Prakerja, akan membangkitkan semangat masyarakat untuk mengasah kemampuan sesuai dengan bidang dan minat masing-masing,” kata Airlangga.

Saat ini, program Kartu Prakerja telah berhasil dilaksanakan sebanyak 16 gelombang dengan total pendaftar mencapai 62,79 juta orang. Pemerintah akan terus melanjutkan program ini, karena dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal skilling, upskilling, dan reskilling.

Airlangga mengapresiasi keberhasilan program prakerja, karena program yang digulirkan pemerintah sejak 2020 ini, berjalan sesuai harapan.

“Banyak para penerima kartu Prakerja sudah mendapatkan pelatihan antara empat sampai lima bidang keahlian. Mereka juga sudah berhasil memulai usaha. Ini sesuai dengan harapan pemerintah,” kata Airlangga.(ant)

Pos terkait