Di samping itu, PLTU Adipala sudah melakukan co-firing sejak 2021 dengan pengujian menggunakan wood pellet dan pada 2022 dengan pengujian menggunakan sekam padi dan selanjutnya secara kontinu co-firing dengan saw dust.
Dengan semakin naiknya target tonase dan kWh green untuk co-firing hingga lima persen, maka perlu dilakukan tambahan material bahan bakar dari berbagai jenis biomassa, salah satunya adalah pemanfaatan LRUK, yang bekerja sama dengan Bank Indonesia Purwokerto pada 2023.(JPG)






