KOTA SUKABUMI

Trotoar Depan Hotel Horison Kota Sukabumi Menyeramkan

×

Trotoar Depan Hotel Horison Kota Sukabumi Menyeramkan

Sebarkan artikel ini
Trotoar Depan Hotel Horison Kota Sukabumi
Trotoar di Jalan Siliwangi Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi tepatnya di depan Hotel Horison membahayakan pejalan kaki.

CIKOLE – Trotoar di Jalan Siliwangi Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, tepatnya di depan Hotel Horison membahayakan pejalan kaki. Di lokasi tersebut, terdapat lubang besar yang ditutupi material kayu seadanya oleh warga sekitar.

Ironisnya, kondisi rusaknya trotar itu sudah hampir empat bulan dan tidak ada penanganan dari aparatur pemerintah maupun dinas terkait. “Ada empat bulan mah kondisinya seperti ini,” ujar salah seorang warga sekitar, Samsu kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.

Bank bjb Tandamata

Menurut Samsu, lubang berukuran besar dengan ke- dalaman satu meter lebih itu kondisinya semakin menghawatirkan, bahkan tidak sedikit warga yang terperosok kedalam lubang tersebut, sehingga warga berinisiatip menutupnya dengan papan dan kayu seadanya.

“Sebelumnya, ada juga pas depan pintu masuk hotel , namun pihak hotel langsung memperbaikinya. Kalau yang ini kan bukan ranahnya pihak hotel,” terang dia.

Ia mengaku, sudah mencoba melaporkan hal tersebut kepada petugas yang biasa menangih retribusi peda- gang, untuk disampaikan kepada dinas terkait.

Namun, hingga kini belum ada respon perbaikan trotoar tersebut. “Ya, nanti saya juga akan melaporkan ke pihak kelurahan, soalnya sudah lama banget kondisi ini.

Kasihan pejalan kaki yang tidak tahu, bakal terperosok,”tambahnya. Ia berharap, kondisi trotoar itu segera diperbaiki.

Selain mengancam warga yang melintas, juga terlihat tidak elok lantaran terlihat banyak tumpukan material kayu. Apalagi di samping lubang tersebut, terdapat guiding block yang ber- fungsi untuk membimbing penyandang tunanetra.

“Kami berharap pemerintah bisa segera turun tangan untuk memperbaikinya,” imbuh dia.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi, Sony Hermanto belum memberikan tanggapan terkait kondisi trotoar rusak tersebut.

Dari pantauan Radar Sukabumi, hingga berita ini diterbitkan, trotoar rusak itu masih ditutupi dengan papan dan kayu, sebagai bentuk antisipasi warga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (why)