SUKABUMI — Beredarnya seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sukabumi yang bekerja di Arab Saudi mengaku mendapatkan perlakuan tidak baik di tempat kerjanya, berhasil mencuri perhatian publik. Tak terkecuali, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Sukabumi yang saat ini melakukan penelusuran identitasnya yang diduga merupakan warga Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu.
Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Abdul Rachman mengaku, baru mendapat informasi terkait beredarnya video Siti Ulfa yang meminta bantuan ingin pulang ke Indonesia setelah tiga tahun menjadi TKW di Arab Saudi, karena sering sering dijambak dan tidak dikasih makan oleh majikannya.
“Saya baru mendapatkan informasi hari ini dan kami akan segera menelusurinya,” kata Abdul kepada Radar Sukabumi, Jumat (7/3).
Abdul menduga, korban merupakan TKW ilegal karena hingga saat ini Arab Saudi masih moratorium. Kendati demikian, Disnaker Kota Sukabumi bakal segera berkoordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). “Kami akan segera melakukan komunikasi dengan BP2MI untuk membantu yang bersangkutan,” paparnya.
Seperti diketahui, dalam video yang beredar di media sosial (Medsos) Ulfa mengatakan ingin pulang ke Indonesia setelah tiga tahun menjadi TKW di Arab Saudi, karena sering sering dijambak dan tidak dikasih makan oleh majikannya.






