KOTA SUKABUMI

Tim PAH Obok-obok Sejumlah Pasar

×

Tim PAH Obok-obok Sejumlah Pasar

Sebarkan artikel ini

Ate menjamin gerakan yang dilakukannya ini bisa mempersempit peredaran daging yang tidak layak konsumsi. Selain itu, pihaknya pun mengambil beberapa sample dari hasil pemantauannya dilapangan.

“Kita beli barang mereka sedikit untuk dijadikan sempel dan nantinya akan dibawa ke laboratorium di Bandung. Sebanyak 25 sempel daging ayam dan 10 sampel daging sapi akan dilakukan pengujian pencemaran mikroba dan residu antibiotik.” akunya.

Bank bjb Tandamata

Meski belum ditemukan adanya kejanggalan, namun Ate meminta para pedagang PAH dipasar tradisonal untuk lebih memperhatikan standart higenis dan sanitasi.

“Hasilnya saat ini tidak ditemukan adanya pangan asal hewan yang menyimpang dan sementara masih dinyatakan aman dan layak dikonsumsi,”terangnnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan DKUKMP2 Kota Sukabumi, Heri Sihombing menambahkan, dalam Sidaknya kali ini, DKUKMP2 mengawasi gejolak harga dan mencegah makanan yang mengandung zat yang berbahaya.

“Takutnya ada hal yang tidak kita inginkan seperti telor jangan sampai yang sudah busuk tetap dijual oleh pedagang, menjual barang yang tidak layak dikonsumsi memanfaat moment jelang Ramadan dan Idul Fitri,” ungkapnya.