KOTA SUKABUMIOLAHRAGA

Tim Ju-Jitsu Kota Sukabumi Borong 15 Medali di Kejurnas

×

Tim Ju-Jitsu Kota Sukabumi Borong 15 Medali di Kejurnas

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI- Kontingen Kota Sukabumi tampil menjanjikan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Institut Ju-Jitsu Indonesia yang di gelar STMIK Dharma Negara Kota Badung pada 27 sampai 29 September 2024. Anak asuhan Khaerul Imam ini, mampu menyabet 15 medali dengan rincian empat medali emas, tujuh mesali perak dan empat medali perunggu. “Alhamdulillah kami bisa membawa pulang 15 medali dari dua kelas yang diikuti, yakni Kelas Fighting System dan Kelas Newaza,” ujar Imam kepada Radar Sukabumi.

Diakuinya, raihan medali didominasi dari kelas newaza sebanyak 12 medali. Sedangkan di kelas Kelas Fighting System hanya menyumbangkan tiga medali. “Semua atlet yang turun semua mendapatkan medali. Ini sangat memuaskan,” akunya.

Bank bjb Tandamata

Menurut Imam, capaian prestasi ini tidak diraih secara instan. Butuh waktu tiga bulan persiapan khusus menghadapi kejuaraan bergengsi tersebut. “Terima kasih kepasa para atlet yang sudah berjuang dengan memuaskan. Tak lupa apresiasi juga untuk para pelatih yang sudah menggembleng anak-anak hingga meraih hasil yang sangat baik,” terang Imam yang juga ketua umum Cabang Olahraga (Cabor) Pengurus Besar Ju-jitsu Indonesia (PBJI) Kota Sukabumi.

Imam menambahkan, perolehan medali ini menjadi modal yang bagus bagi Ju-Jitsu Kota Sukabumi untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, mendatang. Apalgi, lawan-lawan dalam perhelatan tersebut, terdiri dari berbagai wilayah seluruh Indonesia. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pemantapan, guna memberikan hasilnyang terbaik untuk Kota Sukabumi. “Kita akan terus mengasah kemampuan para atlet. Kita berharap pada Porprov mendatang, sudah siap dan memberikan yang terbaik untuk Kota Sukabumi,” harapnya.

MEMBANGGAKAN: Salah seorang atlet Ju-Jitsu junior sukses menyumbangkan medali emas pada Kejurna Institut Ju-Jitsu Indonesia yang di gelar STMIK Dharma Negara Kota Badung pada 27 sampai 29 September 2024. FOTO : IST

Sementara itu, disinggung soal dukungan venue latihan yang diberikan pemerintah untuk kemajuan Ju-Jitsu, Imam sendiri enggan berbicara banyak. Sebab, Ju-Jitsu merupaka cabor baru, sehingga venue latihan masih tahap perkembangan. “Ya, semoga suport  pemerintah daerah bisa lebih intens, karena Ju-Jitsu salah satu cabor yang sudah  ada di ajang mutli event nasioanal dan internasional,” imbuh dia.

Selain itu, sebagai upaya dalam pencarian bibit atlet dan pengembangan PBJI di Kota Sukabumi, pihaknya sudah  membuka Dojo disejumlah sekolah. Saat ini, sudah ada beberapa dojo yang siap menampung atlet-atlet junior. “Baru di sekolah swasta saja, kalau yang negeri belum. Tapi Insya Allah kita akan membuka juga di sekolah negeri,” pungkasnya. (why)