“Tahun ini KPA Kota Sukabumi mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat sekitar 20 juta, untuk melakukan pemetaan kondisi LSL, WPS, dan waria di Kota Sukabumi, program pemetaan ini sudah mulai sejak November lalu,”ungkapnya.
Namun dalan proses pemetaan terkendala, terkait para LSL yang tidak aktif di lapangan. Sehingga sulit untuk dilacak keberadaannya.
“Para LSL, WPS, dan waria sekarang tidak aktif di lapangan, tertutup sehingga kita sulit mencari keberadaannya,”tandas Fifi.(Cr17/d)





