“Penjagaan pun dilakukan hingga selesai ibadah, baru sejumlah personel balik kanan,” tuturnya.Menurut Ana, pengamanan kegiatan peribadatan umat Kristiani dibeberapa gereja tersebut memang kerap dilaksanakan secara rutin.
Tetapi, kali ini penjagaan semakin diperketat usai menjamurnya isu telorisme yang kerap mengancam keselamatan umat.
“Pergelaran personil di sejumlah gereja khususnya di hari Minggu memang sering kita laksanakan untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif pada saat umat Kristiani melaksanakan peribadatannya” imbuhnya.

Ia menambahkan, dengan diperketatnya pengamanan maka akan dapat mempersempit celah terjadinya hal-hal ya g tidak diinginkan.
“Saya harap, Kota Sukabumi bisa terus tercipta situasi yang kondusif,” tukasnya.Sementara itu, salah seorang jemaat gereja Sudirman Sianturi mengaku senang dan mengucapkan terimakasih kepada aparat keamanan yang telah memberikan rasa aman dalam melaksanakan ibadah.
“Kita diawasi dan merasa ketenangan itu ada dan tidak khawatir dan ibadah pun aman,” singkatnya.
(cr16/t)




