Diakuinya, seharusnya rekayasa lalulintas tersebut dilakukan pada sejak 1 Juni 2018. Namun, karena sudah mulai mengalami kepadatan lalulintas maka rekayasapun menjadi langkah preventif untuk mererai kemacetan yang terjadi di pusat Kota Sukabumi. “Karena arus lalulintas mulai padat maka kami sejak 26 Mei kemarin sudah melakukan rekayasa setiap sore hari,” pungkasnya.
(cr16/t)



