Perubahan ini dirasakan langsung oleh warga. Siti (36), warga Kecamatan Cikole, mengaku terkesan dengan suasana baru di Samsat. “Biasanya saya malas ke Samsat karena ribet. Tapi sekarang petugasnya sopan, ramah, dan cepat. Rasanya seperti dilayani teman sendiri,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dedi (42), yang mengaku kaget dengan perubahan pelayanan. “Saya pikir bakal lama kayak dulu, tapi ternyata cepat banget. Petugasnya bantu dari awal sampai selesai. Jelas banget step-nya,” katanya singkat.
Dengan pendekatan yang lebih humanis, Samsat Kota Sukabumi kini menjadi contoh nyata transformasi pelayanan publik yang mengedepankan kenyamanan dan kepercayaan masyarakat.(bam/d)




