SUKABUMI — Di tengah sorotan publik terhadap kualitas pelayanan pemerintah, Samsat Kota Sukabumi tampil sebagai wajah baru birokrasi yang lebih ramah dan efisien. Melalui program Polantas Menyapa, Unit Regident Satlantas Polres Sukabumi Kota menghadirkan pendekatan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis—meninggalkan kesan lama yang identik dengan antre panjang dan petugas yang kaku.
Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Haga Deo Harefa, menegaskan bahwa Samsat harus menjadi garda depan dalam membangun citra Polri yang modern dan melayani.
“Kami ingin mengubah paradigma. Samsat bukan tempat orang stres, tapi tempat masyarakat dilayani dengan ramah dan cepat,” ujar Haga, Selasa (21/10).
Ia menjelaskan, seluruh petugas diarahkan untuk tampil proaktif dan komunikatif. Mereka tidak hanya duduk di balik meja, tetapi juga aktif mendekati masyarakat, menjelaskan prosedur perpanjangan STNK lima tahunan, membantu proses cek fisik kendaraan, hingga menyelesaikan kendala administrasi tanpa berbelit. “Pendekatan ini membuat pelayanan terasa lebih personal dan efisien,” tambahnya.
Menurut Haga, keberhasilan pelayanan publik tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari rasa dihargai yang dirasakan masyarakat. “Kami ingin setiap warga yang datang pulang dengan senyum. Itulah makna pelayanan publik yang sesungguhnya—bukan sekadar tanda tangan, tapi sentuhan kemanusiaan,” tandasnya.




