“Akibat diare biasanya pasien menjadi dehidrasi kekurangan cairan tubuh efeknya fungsi tubuh akan terganggu, jantung pembuluh darah, ginjal menjadi rusak karena dehidrasi dan bisa mengakibatkan kematian.,” jelasnya.
Guna memberikan pelayanan terbaik selama libur lebaran lanjut dia, RSUD Syamsudin SH juga menyiagakan karyawan dan tenaga medis seperti sedokter, perawat dan nonmedis terkait pelayanan akses kesehatan kepada masyarakat. “Kami, siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan selama libur lebaran 2018 ini,” imbuhnya.
Pihaknya, mengimbau warga agar memilih makanan yang sehat selama libur lebaran dan memperbanyak konsumsi buah dan sayur agar terhindar dari penyakit gangguan pencernaan. “Kami meminta, masyarakat untuk selalu memakanan makanan yang sehat dan selalu menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) nya,” tukasnya.
Sementara itu di Puskesmas Sukabumi Jalan R.A Kosasih, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, jumlah pasien yang berobat mengalami lonjakan. Kepala Puskesmas Sukabumi, dr. Suhendro Rusli mengatakan, lebih dari sepuluh penyakit yang dikeluhkan pasien di puskesmas terakreditasi utama ini.
Kebanyakan keluhan warga tersebut akibat pola makan yang tidak baik selama bulan Ramadan dan lebaran. “Selama dua hari setelah lebaran hingga 18 Juni 2018 sudah tercatat 95 warga yang berobat,” ujarnya kepada Radar Sukabumi.
Adapun, terang Suhendro sepuluh penyakit yang dikeluhkan itu diantaranya, Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebanyak 14 orang, Diare 10 orang, Hipertensi 12 orang, Partus atau persalinan 2 orang, Sakit gigi 10 orang, Kencing manis (DM) 2 orang, Inpartus 1 orang, Scabise 2 orang dan beberapa macam penyakit yang dikategorikan lain-lain sebanyak 42 orang.



