SUKABUMI — Suasana tak biasa menyelimuti Lapang Pesantren Modern Dzikir Al Fath, Kota Sukabumi. Bukan lantunan kitab kuning atau kajian keagamaan yang terdengar, melainkan sorak-sorai para santri dan penonton yang antusias menyaksikan lomba fashion show merias domba sebuah tradisi kreatif dan edukatif yang rutin dilaksanakan setiap Hari Raya Idul Adha.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 7 tim santri ambil bagian dalam lomba unik ini. Dengan kostum meriah dan tema kabaret yang kental, para peserta tak hanya mempercantik hewan kurban, tapi juga membawakan drama mini yang menyisipkan pesan-pesan spiritual dan edukatif. Sorak pendukung dan yel-yel dari penonton semakin memeriahkan suasana. Tak sekadar lomba, kegiatan ini menjadi ruang ekspresi, syiar, sekaligus bentuk pendidikan karakter bagi para santri.
“Ini bukan sekadar hiburan. Tapi bagian dari syiar dan dakwah yang mendidik para santri untuk kelak bisa peduli terhadap ibadah kurban. Mereka belajar nilai keikhlasan dan pengorbanan, sekaligus diasah kreativitas dan keberaniannya,” ungkap Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath, Fajar Laksana kepada wartawan.
Fajar menyebutkan, sebanyak 16 domba yang dirias dalam lomba ini adalah hewan kurban yang akan disembelih pada Hari Raya Iduladha 1446 H, bersama dengan 5 ekor sapi dan 1 ekor kerbau. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah kurban di ponpes tersebut. “Alhamdulillah, setiap tahun jumlah hewan kurban meningkat. Ini jadi indikator bahwa kesejahteraan dan semangat berkurban jamaah kita semakin tinggi,” ujarnya.
Tak hanya diikuti santri, lomba ini juga mendapat sambutan hangat dari warga sekitar, yang turut hadir menyaksikan kemeriahan acara tahunan ini. Kegiatan ini juga menjadi momen dakwah kreatif untuk mengajak masyarakat memuliakan Hari Raya Iduladha dengan cara yang menyenangkan namun tetap bermakna. “Domba bukan hanya hewan kurban, tapi simbol dari sejarah syariat Islam. Maka sebelum dikurbankan, kami ajarkan untuk merawat, membersihkan, dan menghiasnya dengan penuh cinta,” tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara menyambut Iduladha, pihak ponpes juga akan menggelar acara spesial pada Jumat (6/6/2025), yakni pembuatan sate terpanjang yang akan melibatkan jamaah, warga, santri, dan berbagai lembaga. Momen ini diharapkan menjadi wadah silaturahmi dan rasa syukur menyambut hari besar umat Islam. “Sama-sama kita bergembira menyambut Iduladha tahun ini. Semoga semangat berkurban membawa berkah, ampunan, dan ridha Allah SWT bagi kita semua,” pungkasnya. (Bam)




