SUKABUMI – Jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota, hingga saat ini masih memburu para pelaku yang diduga melakikan aksi penyerangan terhadap Komunitas Vespa di Jalan A Yani Kota Sukabumi pada Minggu (27/10) lalu.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun mengungkapkan, peristiwa penyerangan terhadap Komunitas Vespa yang sedang nongkrong ini, bermula ketika Komunitas Vespa tengah nongkrong namun secara tiba-tiba diserang oleh kelompok orang tidak dikenal (OTK).
“Saat itu, datang sekelompok orang kemudian melakukan penyerangan perusakan terhadap kendaraan Vespa dengan cara mendatangi kemudian memukul beberapa orang dan menggulingkan beberapa motor, dan para pelaku setelah melakukan perusakan pemukulan melarikan diri,” ungkap Bagus kepada wartawan, Selasa (29/10).
Saat ini, korban pada Minggu sudah melaporkan yang diduga korban penganiayaan dari kelompok Vespa atas nama korban MJ alias R mengalami luka-luka lebam. Kendati demikian, polisi belum dapat menyimpulkan secara pasti motif serta pemicu keributan tersebut.
“Ya, kami belum bisa menyimpulkan apakah grup Vespa itu sebelumnya sudah melakukan penyerangan terlebih dahulu ataukah dari pihak pelaku ada masalah, kami masih mendalami kasus tersebut,” bebernya.
Menurutnya, jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota sejauh ini telah mengamankan lima orang yang diduga berasal dari kelompok penyerang komunitas Vespa dan masih berstatus sebagai saksi.
“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi dan kami sudah mengantongi nama-nama pelaku yang sudah melakukan perusakan maupun penganiayaan terhadap korban pengendara Vespa,” imbuhnya.
Usai kejadian aksi penyerangan, anggota langsung melakukan penyisiran disejumlah titik rawan dan mendapati dua kelompok motor beserta barang bukti sajam di dua lokasi berbeda.
“Saat ini tim Satreskrim Polres Sukabumi Kota unit Jatanras sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” pungkasnya. (Bam)






