KOTA SUKABUMI

PMI Punya Alat Canggih Pemeriksa Darah

×

PMI Punya Alat Canggih Pemeriksa Darah

Sebarkan artikel ini

CIKOLE – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, kini memiliki mesin yang dapat mendeteksi segala penyakit yang terdapat pada darah pendonor.Dengan adanya alat super canggih tersebut, dapat meningkatkan pelayanan baik kuantitas maupun kualitas labu darah. Seperti yang dikatakan Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumowiryo pada saat mengukuhkan pengurus PMI Kota Sukabumi masa bakti 2018-2023 di salah satu satu hotel Kota Sukabumi, kamis(15/3).

Dengan alat penyaringan darah tersebut, tentunya dapat meningkatkan kualitas penyediaan labu darah untuk pasien yang membutuhkan. Sebab, saat ini PMI mampu menemukan darah yang bersih tanpa ada bakteri didalamnya.”Ya, saat ini kami memiliki mesin super canggih yang bisa mendeteksi penyakit yang berada dalam darah,”tutur Suranto kepada Radar Sukabumi, kamis(15/3).

Bank bjb Tandamata

Jika dalam darah sedikit saja terdapat bakteri, dengan adanya alat itu maka akan terdeteksi dengan baik.
Perharinya lanjut Suranto, PMI dapat menyetok darah dari 150 hingga 300 labu darah. Hal ini, akibat kesadaran masyarakat yang meningkat. Akibatnya, stok labu darah tidak pernah berkurang. Bahkan, saat ini labu darah tersebut tidak hanya dipergunakan pasien dari Kota Sukabumi. Namun, dari luar kota juga seperti Kabupaten Sukabumi dan Cianjur.

“Ya, karena stok darah tidak pernah berkurang bahkan lebih, jadi ketika PMI di luar kota kekurangan maka kami bisa membantu memenuhi kebutuhannya,”jelasnya.Mayoritas para pendonor tersebut dari instansi pemerintahan dan perusahaan swasta, yang kerap mengagendakan untuk mendonorkan darahnya. Selain itu, PMI juga mengadakan program keliling untuk mencari warga yang mau mendonorkan darahnya. “Sekitar 20 sampai 30 orang per harinya yang bersedia mendonorkan darah,”tuturnya.

Pada 2017 lalu, PMI mendistribusikan sebanyak 20 ribu labu darah. Disinyalir, pada 2018 ini kebutuhan darah akan meningkat hingga 23 ribu labu darah. Apalagi banyaknya pasien yang membutuhkan, baik dari kota maupun luar Kota Sukabumi.”Prediksi kami, tahun ini kebutuhan labu darah akan meningkat sampai 20 persen, karena banyaknya permintaan,”imbuhnya.