GUNUNGPUYUH– Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STKIP PGRI Sukabumi menggelar Dialog interaktif dan Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke IX di Pondok Pesantren (Ponpes) Ulul Albab, Jalan Keramat, Karangtengah Kecamatan Gunungpuyuh, belum lama ini.
Pembina Komisariat (Mabikom), Usep Ubaedillah mengatakan, kegiatan ini harus menghasilkan pemimpin baru yang memiliki intergritas yang tinggi, agar proses kaderisasi PMII terus Berjalan.
“Proses kaderisasi adalah urat nadi dari sebuah organisasi, dan itu harus dilakukan oleh PK PMII STKIP PGRI yang baru,” ujarnya pada Radar Sukabumi.
Proses kaderisasi PMII, lanjut Usep, harus tetap mengacu pada ajaran Ahlul Sunnah Wal Jamaah (Aswaja), sehingga setiap kader dan anggota tidak mendekati keradikalan.
“Kelompok yang radikal itu celah menuju terorisme, karena itu PMII diciptakan agar jauh dari paham tersebut dan PMII harus menjadi garda terdepan untuk menangkis paham-paham seperti itu di Indonesia khususnya Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Sementara itu, Dalam RTK Ke IX kali ini Giyas Tulus Pratama terpilih untuk memimpin PK PMII STKIP-PGRI Sukabumi masa khidmat 2018-201 secara Aklamasi.



