CIKOLE — Pemerintah Kota Sukabumi optimis penyerapan tenaga kerja hingga akhir Desember 2017 mendatang bisa mencapai 100 persen. Sejauh ini penyerapannya baru mencapai 80 persen.
“Penyerapan tenaga kerja dari Januari hingga 31 Oktober 2017 tercatat kurang lebih sekitar 3.600 orang atau sekitar 80 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 5.000 orang per tahunnya,” ungkap Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi Iyan Damayanti kepada Radar Sukabumi, kemarin (8/11).
Meskipun begitu pemerintah daerah optimistis penyerapan tenaga kerja akan mencapai 100 persen hingga akhir Desember nanti.
Pasalnya dalam beberapa pekan ke depan ada sejumlah perusahan di Sukabumi yang membuka kesempatan kerja yang cukup banyak.
Seperi pada pekan ini ada penerimaan tenaga kerja di perusahaan kuliner pembuatan pizza. Di mana tempat tersebut membutuhkan 25 orang tenaga kerja.
“Setelah Pizza, bulan depan juga akan ada penerimaan tenaga kerja di hotel. Rencananya ada dua hotel yang membuka kesempatan kerja yakni Santika dan Amaris,” ungkapnya.
Menurut Iyan, saat ini jumlah pencari kerja dengan ketersediaan kesempatan atau lowongan pekerjaan masih belum seimbang.
Data disnaker, jumlah pencari kerja yang membuat kartu kuning atau kartu tanda pencari kerja sebanyak hingga Oktober mencapai 5.000 orang.
Untuk memfasilitasi pencari kerja, Pemkot Sukabumi telah menggelar bursa kerja pada April 2017 lalu. Melalui kegiatan tersebut pemda mempertemukan antara pencari kerja dengan sejumlah perusahaan.
Sementara itu di setiap sekolah khususnya SMK, sudah bisa melakukan penempatan tenaga kerja melalui Bursa Kerja Khusus (BKK).
Contohnya pelaksanaan Job Matching yang dilakukan di SMK Negeri 1 Sukabumi pada 4-5 November 2017 lalu. Dalam kesempatan tersebut hadir sejumlah perusahaan yang mendatangi sekolah untuk memberikan informasi mengenai lowongan kerja di perusahaannya.
Pengumuman lowongan kerja ini, sudah ditempelkan di papan informasi yang ada di Kantor Disnakertrans Sukabumi. Selain itu telah disebar melalui media sosial facebook agar diketahui para calon pencari kerja di Sukabumi.
Sementara itu Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyebutkan kegiatan Job Matching ini semakin mempermudah akses dalam memperoleh lapangan pekerjaan.
Terutama dalam meningkatkan daya serap tamatan SMK di dunia kerja yang sesuai dengan bidang keahliannya. Kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan untuk membantu para lulusan SMK yang akan masuk dunia kerja.
Karenanya Fahmi menilai penyerapan tenaga kerja dengan sistem job matching dirasa efektif dalam menekan angka pengangguran di Sukabumi.
“Sejumlah perusahaan baik yang ada di Sukabumi maupun luar telah menyampaikan informasi lowongan kerjanya melalui kegiatan ajang job matching. Dan respon perusahaan juga bagus,” tutupnya. (cr11/t)



