SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat layanan kesehatan darurat dengan meluncurkan 21 unit ambulans Puskesmas Keliling Public Safety Center (PSC) 119. Peluncuran ini dilakukan dalam Apel Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kantor Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Rabu (12/11).
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Yanti Kurniati, menyebut layanan PSC 119 merupakan bagian dari transformasi sistem darurat yang kini memiliki struktur pembinaan dan dukungan anggaran yang lebih jelas.
“Selama ini layanan Ambulan Sigap belum memiliki dasar nomenklatur yang tepat. Dengan PSC 119, sistemnya lebih kuat karena ada induk, pembinaan, dan dukungan anggaran dari pusat hingga daerah,” ujar Yanti.
Dari total armada yang tersedia, lebih dari 15 unit kini tersebar di seluruh Puskesmas, termasuk ambulans khusus PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang dapat diakses secara gratis. Selain itu, tersedia juga ambulans PIP berbayar untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa transformasi kesehatan nasional menjadi arah kebijakan utama yang diikuti pemerintah daerah. Ia menyebut penguatan layanan primer, peningkatan kualitas SDM kesehatan, serta pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi Satusehat Mobile dan kecerdasan buatan (AI) sebagai langkah konkret menuju sistem kesehatan modern.
“Pemkot Sukabumi berkomitmen memperluas akses layanan, mengoptimalkan Puskesmas dan Klinik Pratama, serta meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan,” tegas Bobby.






