SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisaat sejak Selasa malam (11/11) menyebabkan ambruknya jembatan penghubung antara dua kampung di Desa Sukaresmi, Rabu (12/11) pagi sekitar pukul 08.30 WIB.
Jembatan yang menghubungkan Kampung Leles RT 22 RW 11 dan Kampung Cijambe Wetan RT 17 RW 08 itu runtuh setelah pondasinya tak mampu menahan derasnya arus air. Akibatnya, akses utama warga terputus total.
“Tanah di sekitar lokasi sudah jenuh air akibat hujan semalaman. Saat debit air meningkat pagi harinya, pondasi jembatan tidak kuat menahan arus dan akhirnya ambruk,” ujar Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, kepada Radar Sukabumi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini berdampak besar terhadap aktivitas warga. Jalur tersebut merupakan akses vital untuk mobilitas harian, distribusi logistik, dan kegiatan ekonomi masyarakat dua kampung.
Warga bersama aparat desa dan petugas gabungan dari BPBD, P2BK Cisaat, Tagana, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas langsung bergotong royong membersihkan material longsoran dan membangun jembatan darurat dari bahan seadanya.
“Saat ini kami masih melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Muspika untuk penanganan lebih lanjut. Kebutuhan mendesak adalah pembangunan jembatan sementara agar mobilitas warga tidak lumpuh total,” tambah Daeng.






