Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi berharap, para pejabat yang nantinya bakal mengisi lima jabatan tersebut profesional, memiliki dedikasi yang kuat serta memiliki kecenderungan sesuai dengan kompetensi posisi jabatannya.
“Seleksi terbuka itu kami buka karena memang lima jabatan tinggi itu kosong, tentunya pejabat yang menempatinya harus memiliki profesionalisme, dedikasi dan mempuni kompetesinya sesuai dengan jabatan yang di isinya,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (20/2).
Fahmi juga menegaskan, dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut, tidak ada unsur nepotisme atau titip-menitip dan dilakukan secara terbuka. Bahkan, pihaknya telah meminta keterlibatan Pemrintah Provinsi Jawa Barat dalam seleksi tersebut.
“Tidak boleh lah ada titip menitip, karena itu saya minta kepada pak Gubernur untuk terlibat dalam seleksi terbuka JPT pratama ini, sehingga hasilnya pun baik,” tutupnya.
Ditemui terpisah, Sekretaris Badan Kepegawain Daerah (BKD) Kota Sukabumi, Ade Suherman menambahkan, pendaftaran seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama dibuka mulai 16 Februari hingga 4 Maret.
Adapun tahapannya, pendaftaran dan penerimaan berkas, seleksi administrasi, pengumuman hasil seleksi administrasi, seleksi kompetensi, seleksi penulisan makalah, pengumuman hasil seleksi kompetensi dan makalah, wawancara dan penelusuran rekam jejak dan pengumuman hasil akhir.
“Untuk persyaratan dibagi kedalam dua jenis, yakni persyaratan umum dan khusus. Semoga saja, seleksi terbuka lima JPT pratama ini selesai pada April mendatang,” pungkasnya. (upi/d)





