“Lokasi warnet kami di pinggir jalan dan di sekitarnya banyak jajanan. Pasti bikin betah pelanggan. Ditambah ruang yang diberi sekat pasti lebih nyaman karena menjaga privaci antar pelanggaan,” ujarnya.
Baginya, selain letak dan privaci yang diberikan ke pelanggan, faktor lain menunjang eksistensi warnetnya, yakni harga paket menarik, sehingga membuat pelanggan betah berlama-lama karena murah dibandingkan yang lain.
Ramdan mengatakan lebih banyak pelanggan dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang bermain game. Sehingga, paket yang ditawarkan membuat para pelajar dan mahasiswa senang jika bermain di warnetnya.
Ramdan mengaku sehari menghasilkan keuntungan sebanyak Rp 750 Ribu – Rp 800 Ribu. Malahan, imbuhnya, jika libur bisa meraup lebih dari Rp1 juta.
“Lumayan penghasilan bisa mencapai lebih dari Rp1 Juta kalau lagi libur dan ramai,” akunya.
Pada kesempatan yang sama, salah satu pelanggan, Tri Asturi, yang mengaku menjadi pelanggan setia warnet yang Ramdan jaga dari zaman dirinya SMA.
Namun kali ini ia memanfaatkan warnet untuk mengerjakan tugas kantornya yang terbengkalai akibat laptop yang dimilikinya mengalami kerusakan.
“Sudah jadi langganan dari zaman sekolah. Nah, sekarang saya kerja ini warnet masih ada. Menurutku warnet menjadi alternatif pas dikejar kerjaan dan (ketika) laptop saya rusak. Di samping itu warnet ini membuat nyaman dan terjamin kebersihannya,” pungkas Tri.
(cr5/d)




