RADARSUKABUMI.com – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi meminta kader Posyandu dan ke RW-an harus kompak membangun kesehatan di masyarakat. Selama ini sambung Fahmi, masih banyak ditemui laporan terkait geseka-gesekan kecil antara kader posyandu dan ke RW-an.
“Nah kegiatan revitalisasi yang diadakan dinas terkait dalam rangka menyamakan Persepsi. Karena pembangunan berdasarkan masyarakat salah satunya melalui Posyandu. Kita ingin RW dan Posyandu akur,” ujar Fahmi kepada awak media disela-sela kegiatan revitalisasi Posyandu kepada tokoh masyarakat dalam rangka peningkatan kapasitas Posyandu di Gedung Juang 45, kemarin (27/9).
Untuk itu sambung dia, kedua lembang masyarakat ini kedepannya lebih solid bisa melakukan pembangunan berbasiskan pembangunan ke RW-an. “Untuk posyandu dari sisi insentif mengalami kenaikan,” aku Fahmi.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (Disdalduk, KB, P3A dan PM) Kota Sukabumi, Nicke Siti Rahayu mengatakan, revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan peran posyandu dan mendorong lembanga masyarakat untuk sama-sama ikut berkontribusi dalam berbagai peningkatannya.
“Tentu saja Posyandu merupakan lembaga yang bergerak dibidang kesehatan dan menyentuh seluruhnya aspek dibagian masyarakat. Selain memeriksa kesehatan anak, Posyandu pun sebagai upaya mengurangi resiko kematian ibu dan bayi. Sehingga perannya sangat diperlukan,” terangnya.





