Pemerintah Kota Sukabumi

Perpusatakaan Daerah Kota Sukabumi Kembali Dibuka

×

Perpusatakaan Daerah Kota Sukabumi Kembali Dibuka

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pengunjung Perpustakaan menggunakan sarung tangan dan masker saat berada di dalam perpustakaan daerah.

SUKABUMI – Selama dilanda pandemi Covid-19 sekitar enam bulan lamanya, kini Perpustakaan Umum Daerah (Pusda) Kota Sukabumi kembali membuka layanan pengunjung dan peminjaman buku mulai dibuka. Pembukaan ini bertepatan dengan bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjungan perpusatkaa yang akan diperingat pada September.

“Betul, mulai hari ini (kemarin) Perpustakaan Daerah mulai dibuka kembali,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Sukabumi, M. Gabriel Sukarman, Senin (7/9).

Bank bjb Tandamata

Meskipun dibuka akan tetap pihaknya menerapkan protokol kesehatan. Dimana para pengunjung akan dilakukan pengecekan suhu tubuh, menggunakan hand sanitizer, memakai masker dan protokol kesehatan lainnya.

“Kita juga memberikan sarung tangan kepada setiap pengunjung. Sarung tangan tersebut tidak boleh dibuka selama berada di Perpustakaan,” kata Gabriel.

Selain itu juga, untuk jumlah pengunjung pun dibatasi, hanya untuk 25 orang perhari. Begitupun dengan waktu baca pun dibatasi. “Jika ada antrean, kami batasi satu jam untuk setiap pengunjung. Tapi, kalau tidak ada antrean kita tidak batasi waktu berkunjung,”jelasnya.

Pihaknya akan mengevaluasi pembukaan perpusatakaan ini selama beberapa hari. Kalau pun tidak bagus dari aspek kesehatan maka akan dihentikan. “Walupun sebenarnya banyak desakan agar perpustakaan buka, nanti kami akan tetap manfaatkan perpustakaan daring,” katanya.

Setaip hari, lanjut Gabril, dilakukan seterilasi area perpustakaan dengan penyemprotan disinpektan. Kemudian, setiap pengembalin buku pun dilakukan sterilasasi dengan penyimpanan selama tiga hari didalam dus memakai kamper, baru kembali disimpan didalam rak. “Kita lakukan sterilasasi area perpustakaan setiap hari setelah selesai jam kunjungan,” bebernya.

Gabriel menambahkan, untuk layanan perpustakaan lainnya seperti kolecer dan perpustakaan keliling masih belum dibuka. Hal tersebut untuk meminimalisir resiko penyebaran covid-19. “Perpustakaan keliling baru kita lakukan di Lapas Klas II B Sukabumi. Itupun dilakukan dengan jangka dua minggu sekali,” pungkasnya. (bal)