CIKOLE– Upaya mendorong mendorong lahirnya wirausaha muda baru berbasis digital, pemerintah Kota Sukabumi terus mengedukasi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai pelatihan.
Setelah sukses menggelar pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis ekonomi digital angkatan IV, kali ini Wali Kota Sukabumi Achmad meninjau langsung pelatihan keterampilan kerja di era digital bagi wirausaha baru Sukabumi Kelurahan Entrepreneur Center (Kece) tahun 2023 di SMKN 3 Sukabumi, Senin (26/6).
Dalam peninjauannya, Wali Kota Sukabumi didampingi Ketua Sukabumi Kece Dindin Solehudin.
Di kesempatan itu, Wali Kota Sukabumi melihat peserta pelatihan yang tengah praktek perhotelan, fashion, tata boga, hingga fotografi. “Kalangan milenial di kota harus hadir dan tumbuh dalam mendorong perekonomian daerah. Salah satunya menjadi pelaku usaha khususnya UMKM, yang keberadaannya sangat penting khususnya penciptaan lapangan kerja,” “ujar Fahmi.
Sukabumi Kece terang Fahmi, salah satu program unggulan jangan sampai anak muda yang tidak produktif tapi jadi anak muda produktif.
Ia menerangkan ada dua skema yakni penciptaan wirausaha baru dan ada penguatan untuk pelaku UMKM agar tetap kokoh pun dilakukan.
“Dua sisi ini menguatkan sektor UMKM. Besarnya populasi generasi muda sekitar 59 persen generasi milenial bisa jadi berkah ketika anak milenial produktif.” tambah dia.
Para pelaku UMKM yang akan dicetak harus konsisten dengan pilihan, karena segala sesuatu harus berproses. Jadi pengusaha harus punya mental kuat. Di sisi lain ekonomi digital terus tumbuh karena penjualan sekarang berbeda dan melibatkan teknologi.
HP tidak hanya sebagai alat komunikasi tapi produksi karena penjualan proses online tidak lagi door to door. Momen ini mendorong pelaku usaha baru berbasis digital, tidak ada yang bisa menolak teknologi, “terang orang nomor satu di Kota Sukabumi ini.
Keikutsertaan Indonesia dalam forum internasional sehingga produk UMKM dapat dikenal. Sukabumi kece ungkap Fahmi menghadirkan tiga hal membentuk midset pengusaha beda dengan pegawai siapkan midset pengusaha.
Memperkuat mental dan karakter mental petarung tidak mudah melemah dengan menambah perbekalan dan konsisten.
Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Diskumindag Kota Sukabumi, Agus Mulyana menerangkan, program ini sebagai upaya pemkot meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di tingkat kelurahan.
Program inovasi bertujuan meningkatkan kewirausahaan dengan mengembangkan pusat pelatihan dan layanan kewirausahaan di wilayah. (*/Iki/t






