Komisi II Kota Sukabumi Dorong Percepatan Pembangunan Al- Mulk

  • Whatsapp
Komisi II DPRD Kota Sukabumi
Komisi II DPRD Kota Sukabumi saat meninjau pembangunan gedung Al-Mulk.

CIKOLE– Komisi II DPRD Kota Sukabumi melakukan tinjauan pembangunan gedung dan sumur artesis di Rumah Sakit Al-Mulk di Jalan Pelabuhan II , Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi.

Dalam kunjungannya itu beberapa anggota Komisi II DPRD melihat- lihat progres pembangunan dari berbagai sisi. Komisi II ingin memastikan bahwa pembangunan tersebut bisa sesuai dengan waktu dan kesepakatan.

Bacaan Lainnya

“Pembangunan masih berprogres. Kita harapkan sesuai dengan target perencanaan,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani.

Lanjut Danny pihaknya meminta kepada pelaksana untuk menambah jumlah pekerja dan juga alat – alat pekerjaan. Agar pembangunnya itu tidak loncat tahun tapi sesuai dengan aturan kontrak kerja.

“Dengan kondisi seperti ini, kondisi hujan bisa menghambat pengerjaan. Makanya harus ditambah pekerja bisa dikerjakan siang dan malam,” jelasnya.

Danny berharap dengan adanya bangunan baru itu bisa memberikan pelayanan kesehatan yang lebih nyaman dan baik bagi masyarakat Kota Sukabumi. Makanya pekerjaannya jangan sampai tidak sesuai dengan target.

“Bangunan Rumah sakit itu sangat vital sekali, makanya pembangunannya harus cepat, agar bisa digunakan oleh masyarakat, “imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPT RSUD Al-Mulk, dr Munifah Budi Isnaeni mengatakan kabar gembira bagi masyarakat Kota Sukabumi. Diakui dia, di tahun 2021 ini pihaknya mendapatkan anggaran untuk pembangunan gedung baru di RSUD Al-Mulk.

Pembangunan gedung baru ini didalamnnya akan ada penambahan tempat tidur, ruang manajeman, renovasi UGD dan ruang penunjang lainnya.

“Diharapkan dengan adanya gedung baru ini bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga Kota Sukabumi,” ujarnya.

Bahkan kata Munifah, ruang UGD akan diatur menjadi dua ruangan diantaranya ruangan infeksi dan non infeksi. Jadi bagi pasien Covid-19 nanti bisa dipisahkan dengan layanan UGD yang non Infeksi atau menular.

“Jadi kita sudah mengantisipasi kedepannya, jika pandemi ini berlanjut, RSUD Al- Mulk mempunyai ruang UGD yang terpisah. Ada untuk pasien Covid-19 dan pasien biasa,” ungkapnya.

Untuk pembangunannya sendiri kata Munifah saat ini masih berprogres. Diharapakan bisa selesai sesuai dengan kontrak pekerjaan. “Ditargetkan diakhir Desember ini bisa selesai. sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *