DISKOMINFO – Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Sukabumi terus mencounter berita hoax (bohong) yang beredar ataupun meresahkan masyarakat. Terbaru, kasus penipuan melalui aplikasi whatsapp mengaku Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi.
Dilansir dari Situs resmi pemerintah kota Sukabumi, Pola penipuan yang dilakukan masih sama seperti sebelumnya yakni dengan mengajak calon korban untuk berbincang melalui Facebook Messenger, kemudian meminta nomor telepon calon korban serta kode OTP yang dikirimkan melalui SMS ke handphone calon korban dengan alasan memindahkan perbincangan ke aplikasi Whatsapp.
Melalui kode OTP tersebut, pelaku penipuan akan membajak whatsapp calon korban dan seperti dalam kasus bermodus serupa, mengatasnamakan calon korban melakukan berbagai penipuan lainnya.
“Iya atas nama walikota ditahun ini sudah ada dua kali, dan satu lagi atas nama Wakil Walikota Sukabumi, Andri Hamami. modus penipuan tersebut masih menggunakan pola sama yakni pembajakan aplikasi Whatsapp lewat kode One Time Password (OTP),” ujar Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi.
Pihaknya terus memantau dan mencunter berita hoax yang ada di wilayah Kota Sukabumi. Kasus hoax memang sering terjadi, pihaknya berupaya memberikan penjelasan kepada warga Kota Sukabumi terkait berita hoax tersebut melalui situs resmi pemerintah Kota Sukabumi.
Yadi mengingatkan, kepada seluruh masyarakat agar selalu bijak dalam menyikapi setiap kabar yang beredar, ataupun yang diterima melalui berbagai platform digital. Hal itu kata Yadi, agar terhindar dari kabar hoax (bohong).
Apalagi dimasa pandemi Covid-19, serta diberlakukanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang bisa dimanfaatkan oleh oknum yang tidka bertanggungjawab.
Untuk mengetahui kebenaran informasi, kata Yadi, bisa melalui dinas instansi terkait, atau lebih mudahnya bisa upload aplikasi Sukabumi Participated Responder (Super) yang di moderatori Diskominfo dan disampaikan ke dinas terkait. “Jadi kalau ingin kepastian informasi, masyarakat bisa instal aplikasi Super yang dikelola oleh kami,”pungkasnya. (bal)






