Pemerintah Kota Sukabumi

Ayo Sama-sama Membangun

×

Ayo Sama-sama Membangun

Sebarkan artikel ini

KOTA SUKABUMI — Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dan Andri Hamami mendapat sambutan hangat saat pertama kali menginjakan kakinya ke Balaikota Sukabumi sebagai kepala daerah yang baru, kemarin (21/9). Kedatangan pasangan Faham ini langsung disambut meriah ratusan pelajar se-Kota Sukabumi dan unsur pejabat Kota Sukabumi.

Lantunan shalawat pun mengiringi langkah keduanya untuk mengikuti kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) dari Penjabat Walikota Sukabumi Dady Iskandar kepada Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Meski diiringi hujan gerimis, acara seremonial tersebut berlangsung khidmat hingga selesainya acara.

Bank bjb Tandamata

Dalam kesempatannya, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengajak semua elemen masyarakat berjuang membangun Kota Sukabumi. Ia meminta, masyarakat tidak hanya mengjritik, tetapi bisa sama-sama bekerja dan membangun Kota Sukabumi.

“Jika hari ini saya sedikit lebih tua maka izinkan saya untuk menjadi seorang kakak. Sebaliknya bila masih terlalu muda maka dapat berperan sebagai seorang anak yang berbakti. Bila sebaliknya, ia ridha untuk menjadi orang tua dari semuanya,” ujar Fahmi.

Ia pun menambahkan, pelantikan dan setijab ini merupakan awal perjuangan dan buah dari rangkaian cerita yang cukup panjang dengan tujuan mulia bersama membangun kota. Menurut Fahmi, tugas dan kewajiban ke depan tidaklah ringan.

Di mana tidak akan pernah ada bunyi tepuk jika hanya dengan sebelah tangan sehingga semua elemen masyarakat bertanggungjawab mengokohkan pilar-pilar kota sesuai dengan kemampuan dan yang dimiliki.

“Dalam sebuah riwayat menyebutkan pemimpin yang adil kelak disandingkan dengan para nabi, rasul, syuhada, sidiqqin dan orang-orang soleh. Selain itu Rasul pernah bersabda barang siapa yang diangkat oleh Allah untuk memimpin urusan rakyatnya kemudian dia meninggal dalam keadaan berkhianat pada rakyatnya maka haram baginya untuk mendapatkan surga. Mari kita pertegas bahwa kita adalah saudara yang tinggal di dalam rumah indah bernama Sukabumi,” tambahnya.

Sementara itu disinggung masalah honorer, akan menjadi salah satu prioritasnya. Namun upaya mengatasinya dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Masalah guru honorer akan kami prioritaskan,” akunya.

Menurut Fahmi, pemerintah akan melakukan diskusi dengan para guru honorer terlebih dahulu untuk membahas permasalahan tersebut. Selain itu keberadaan guru honorer terdapat di jenjang SMA yang kewenanganya berada di provinsi.

Selain itu ada guru honorer di jenjang SMP dan SD. “Sehingga kota/kabupaten dengan provinsi harus mengambil keputuan yang sama terkait hal ini dan sudah dilaporkan ke gubernur pada saat pelantikan wali kota di Bandung,” imbuh dia. (why)