SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Memasuki musim kemarau penurunan air baku Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa ( AM TBW) sudah mulai terasa. Meskipun penurunan tersebut belum berdampak besar.
“Walaupun terjadi penurunan tapi belum drastis, air masih bisa didistribusikan seperti biasa,” ujar Direktur Perumda AM TBW, Abdul Kholik kepada Radar Sukabumi.
Tren penurunan debit air kata Abd di sumber air baku mencapai 10 hingga 15 persen. Seperti terjadi di Sumber air baku Batu Karut, dari debit air 100 liter perdetik, kini menjadi 90 liter perdetik.
“Sampai bisa diantisipasi, kalau misalnya musim kemarau panjang, debit air bisa berkurang sampai 50 hingga 60 liter perdetik,” ujarnya.
Dalam upaya mengantisipasi kebutuhan pasokan air kepada pelanggan Perumda AM TBW kata Abdul seperti tahun sebelumnya, pihaknya akan melakukan penggiliran jadwal distribusi air.
“Sama seperti tahun kemarin, kita evaluasi, koia akan lakukan penambahan jadwal pengiliran, sat ini baru kita evaluasi,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan armada Tanki air untuk warga yang memang kesulitan mendapatkan air bersih. “Mobil tangki air kita persiapkan, jika masyarakat membutuhkan bisa mengubungi kantor kami,” pungkasnya. (Bal/rs)





