Muraz Nahkodai PTMSI Kota Sukabumi

Mohamad Muraz bersama perwakilan PTMSI Jawa Barat, unsur KONI Kota Sukabumi dan sejumlah tamu undangan.

SUKABUMI — Mantan Walikota Sukabumi yang sekarang menjabat anggota DPR RI, Mohamad Muraz resmi menahkodai Cabang Olahrga (Cabor) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Sukabumi periode 2020-2024.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu (9/8) itu dihadiri langsung Wakil Ketua 1 Pengprov PTMSI Jawa Barat, perwakilan Bidang Perwasitan, sejumlah perwakilan KONI Kota Sukabumi dan tamu undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar meskipun status laporan pertanggungjawaban PTMSI Kota Sukabumi periode 2016-2020 diterima dengan catatan,” kata panitia pelaksana kegiatan, Panji kepada Radar Sukabumi, Selasa (11/8).

Lanjut Panji, Muscab tidak berlangsung secara lama karena penyajian laporan dan pemilihan pun berjalan singkat. Bukan hanya itu, dalam Muscab kali ini tidak ada yang pendaftarankan diri sebagai calon ketua umum selain Mohamad Muraz yang juga sebagai anggota DPR RI.

“Sehingga Pak Muraz menjadi calon tunggal dan terpilih secara aklamasi oleh Club Binaan PTMSI Kota Sukabumi,” ujarnya.

Pihaknya berharap, dengan keterpilihan ketua yang baru ini komunitas tenis meja di Kota Sukabumi bisa semakin berkembang dan berprestasi kedepannya. “Kami berharap, di bawah kepemimpinan ketua umum yang baru lebih bisa baik kedepannya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Sukabumi, Haickel Reza mengapresiasi pelaksanaan Muscab ini dan mengharapkan PTMSI bisa menjadi Cabor andalan yang dapat menyumbang medali pada Porda 2022 mendatang.

“Mudah-mudahan dengan ketua yang baru ini dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah diraih khususnya dalan Porda 2022 yang akan datang,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua 1 Pengrov PTMSI Jabar mengharapkan semua pribadi yang berbeda pandangan harus bisa bersatu mewujudkan visi yang sama untuk mengembamgkan tenis meja di Kota Sukabumi.

“Karena dengan berjalan seirama akan membuat organisasi lebih baik. Selain itu, dalam menjalankan roda organisasi jangan melihat dari sisi pendanaan karena bisa menjadi sebuah faktor penghambat. Tetapi harus berpikir bagaimana pembinaan ini bisa berjalan secar maksimal dengan SDM yang dioptimalkan,” imbuhnya.

Dalam kesempatannya, Mohamad Muraz mengucapkan terimakasih kepada pihak yang mendukung menjadi ketua umum.

“Pembinaan harus mulai digalakan kembali karena kalau banyak yang main orang tua nanti larinya bukan ke prestasi. Karena itu perlu adanya kerjasa sama yang baik dengan semua elemen,” pusngkasnya. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.