MUI Kota Sukabumi Bagikan Daging Kurban di Tujuh Kecamatan

Ketua I Bidang Hukum dan Fatwa MUI Kota Sukabumi, Apep Saefulloh
Ketua I Bidang Hukum dan Fatwa MUI Kota Sukabumi, Apep Saefulloh

SUKABUMI– Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, membuat skema pembagian daging kurban untuk menghindari berebutan saat proses pembagian daging kurban.

Ketua I Bidang Hukum dan Fatwa MUI Kota Sukabumi, Apep Saefulloh mengatakan, pembagian hewan kurban dilakukan secara merata untuk Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di tujuh kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Per kecamatannya mendapatkan satu ekor sapi dan satu ekor kambing,” kata Apep kepada Radar Sukabumi, Kamis (29/6).

Menurutnya, DKM di kecamatan sudah mengetahui skema pembagian daging kurban. Setelah daging kurban disembelih, kecamatan membagikan daging minimal tiga kilogram disetiap tiap masjid.

“Ada skema pembagian ini, sudah dikondisikan seperti ke RW an di belakang masjid itu dikoordinir RT atau RW nya, jadi dikoordinir semua. Tidak dibagikan langsung kepada mustahiknya, ada koordinatornya supaya tidak menumpuk. Tidak ada kejadian dorong mendorong,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Apep, MUI memutuskan untuk pemotongan hewan kurban yang diperuntukkan di Masjid Agung sebanyak 7 ekor sapi.

“Kalau Masjid Agung motongnya di RPH, bagi masyarakat yang dekat dengan Masjid Agung bisa langsung minta atau ormas dan lainnya tinggal mengajukan ke DKM masjid,” ungkapnya.

Sementara, terkait jadwal penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah salat Idul Adha dan dibagikan setelah salat zuhur. “Biasanya, hewan kurban yang disembelih akan bertambah hingga tiga hari setelah hari raya,” tukasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *