Kontingen Kota Sukabumi Penuhi Target di Peparpeda Jabar, Raih Satu Medali Emas, Tiga Perak dan Tiga Perunggu

Atlet-kota-Sukabumi Peparpeda Jabar
Kabid Olahraga pada Disporapar Kota Sukabumi, Ganjar Ramdani Saputra foto bersama atlet peraih medali pada ajang Peparpeda III tingkat Jawa Barat

SUKABUMI – Kontingen Kota Sukabumi berhasil memenuhi target satu medali, pada ajang Pekan Paralimpic Pelajar Daerah (Peparpeda) III tingkat Jawa Barat yang dilaksanakan di Garut, pada 26 sampai 28 Juni 2023.

Dengan mengirimkan mengirimkan sebanyak 10 atlet dan 5 orang pelatih, tim asal Kota Moci tersebut berhasil menduduki posisi ke 11 dari dengan raihan, satu medali emas, tiga medali perak dan tiga medali perunggu.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah sesuai target, bahan lebih dari yang kita kira,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Olahraga pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Ganjar Ramdani Saputra kepada Radar Sukabumi, Kamis (29/6).

Diakui dia, raihan medali ini diharapkan mampu mendompleng prestasi pada gelaran Pekan Paralimpic Daerah (Peparda) 2022 di Bekasi, mendatang. Di mana, kontingen Kota Sukabumi harus meraih prestasi terbaiknya diajang bergengsing tersebut.

“Kami salut kepada mereka, padahal terakhir mengikuti ajang ini sekitar tahun 2017, itu pun hanya menjadi syarat saja dan kita tidak membawa penghargaan apapun,” tambahnya.

Namun sambung dia, dengan pembinaan yang serius dan komitmen untuk membangun olahraga, pihaknya optimis Kota Sukabumi mampu melahirkan atlet-atlet kelas nasional bahkan dunia. Untuk itu, dukungan semua pihak harus berjalan beriringan guna meraih yang diharapkan.

“Tentunya dengan berbagai keterbatasan, terutama dalam finansial, tetapi kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Kota Sukabumi,” imbuh dia.

Diberitakan sebelumnya, kontingen Kota Sukabumi hanya mengikuti dua Cabang Olahraga dari lima cabang olahraga yang dipertandingkan, diantaranya Atletik, Renang, Bukutangkis, Tenis meja dan Bouce. “Kita hanya mengirimkan dua cabang olahraga, yakni, atletik dan bulutangkis.

Atlet atletik diikuti sebanyak delapan orang, diantaranya tiga orang Tuna netra, dua orang Tuna Rungu dan tiga orang Tuna Grahita. Untuk dua atlet Tuna Daksa mengikuti cabang olahraga Bulutangkis,” pungkas dia. (Iki/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *