KOTA SUKABUMI

Milad ke-50, MUI Kota Sukabumi Usung Semangat Toleransi Lintas Agama

×

Milad ke-50, MUI Kota Sukabumi Usung Semangat Toleransi Lintas Agama

Sebarkan artikel ini
FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI DIWAWANCARA: Ketua MUI Kota Sukabumi KH Ahmad Nawawi Sadeli saat diwawancara Radar Sukabumi, Rabu (23/7).
FT: BAMBANG/RADARSUKABUMI DIWAWANCARA: Ketua MUI Kota Sukabumi KH Ahmad Nawawi Sadeli saat diwawancara Radar Sukabumi, Rabu (23/7).

SUKABUMI — Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1447 Hijriah sekaligus merayakan Milad ke-50, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi menggelar Gebyar Muharram yang akan dilangsungkan pada 26 Juli 2025 di area Masjid Agung. Gelaran tahun ini dikemas secara inklusif dengan mengusung semangat kerukunan lintas agama dan kebangsaan.

Ketua MUI Kota Sukabumi, KH Ahmad Nawawi Sadeli, menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar Muharram tahun ini sengaja dirancang berbeda dari tahun sebelumnya, karena akan melibatkan tokoh-tokoh lintas iman yang ada di Kota Sukabumi. Menurutnya, kehadiran mereka bukan hanya simbol toleransi, tetapi juga penegasan bahwa Sukabumi merupakan kota yang menjunjung tinggi nilai keberagaman.

Bank bjb Tandamata

“Insya Allah, tanggal 26 Juli nanti akan kita selenggarakan berbagai kegiatan. Ini adalah perayaan Milad ke-50 MUI yang juga diisi dengan semangat kerukunan umat beragama,” ungkap KH Ahmad Nawawi saat diwawancarai oleh Radar Sukabumi, Rabu (23/7).

Beragam kegiatan telah disiapkan untuk menyemarakkan milad, mulai dari Tasyakur Binni’mah yang akan diisi dengan tausiyah kebangsaan oleh Dewan Pertimbangan MUI, hingga lomba Tumpeng Kerukunan Umat Beragama yang diikuti oleh perwakilan organisasi lintas iman. MUI juga akan menggelar bazar sembako murah, pameran kaligrafi peduli Palestina, serta penggalangan dana kemanusiaan untuk masyarakat Palestina.

Selain itu, sejumlah program strategis akan diluncurkan, antara lain pemberian akses BPJS Kesehatan bagi para ulama, peluncuran buku biografi tokoh ulama Sukabumi, dan pengajian bulanan MUI sebagai bagian dari penguatan literasi keislaman. Semua kegiatan ini menjadi refleksi nyata atas komitmen MUI dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesadaran sosial masyarakat.

Lebih jauh, KH Ahmad Nawawi menegaskan bahwa peringatan milad ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam menjaga keharmonisan sosial. Ia menyebut, Kota Sukabumi kini menjadi salah satu simbol toleransi di Indonesia, bahkan telah dinobatkan sebagai kota toleransi pertama di Jawa Barat dan keenam secara nasional.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Sukabumi dari berbagai latar belakang untuk hadir dan merayakan momen ini bersama. Milad ini bukan hanya milik MUI, tetapi milik seluruh umat di kota yang kita cintai,” tutupnya.(bam/d)