“Kami tidak ingin hanya berbicara komitmen, tapi menunjukkan lewat tindakan nyata. Lapas Sukabumi siap menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, aman, dan bebas dari penyimpangan,” ujarnya.
Budi menambahkan bahwa pengawasan internal akan diperkuat, termasuk pemeriksaan barang dan tamu yang masuk ke dalam lapas. Langkah ini, menurutnya, bukan hanya soal kedisiplinan, tetapi juga bentuk tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan publik. “Masyarakat harus tahu bahwa Lapas bukan tempat subur bagi pelanggaran, melainkan wadah pembinaan yang berintegritas,” pungkasnya.(bam/d)






