Sebagai respons, BPBD telah menetapkan status siaga darurat sejak awal tahun hingga Mei, serta melaksanakan pelatihan penyelamatan diri di sejumlah sekolah dan kampung rawan bencana. BPBD juga berperan aktif dalam penyusunan dokumen pembangunan, penguatan data sektoral, dan mendukung agenda nasional seperti Kota Layak Anak, Pengarusutamaan Gender, dan Kota Sehat.
“Kami tidak hanya fokus pada penanganan saat bencana terjadi, tetapi juga membangun sistem mitigasi berbasis data dan kolaborasi lintas sektor agar Sukabumi menjadi kota yang tangguh terhadap bencana,” tegas Novian.(bam/d)






