KOTA SUKABUMI

Kota Sukabumi Dilanda 131 Bencana dengan Kerugian Capai Rp1,4 Miliar

×

Kota Sukabumi Dilanda 131 Bencana dengan Kerugian Capai Rp1,4 Miliar

Sebarkan artikel ini
PENANGANAN: Sejumlah petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi bencana alam yang terjadi di wilayah kerjanya, belum lama ini.

SUKABUMI – Sepanjang semester pertama tahun 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat sebanyak 131 kasus bencana alam dengan total kerugian mencapai Rp1.405.650.000. Bencana tersebut mempengaruhi kehidupan 146 kepala keluarga dan 171 warga secara langsung, serta berdampak pada 2.310 meter persegi wilayah terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem menjadi jenis bencana paling dominan dengan 54 kejadian, disusul banjir (51), tanah longsor (14), kebakaran permukiman (9), dan angin topan (3).

Bank bjb Tandamata

“Bencana cuaca ekstrem menimbulkan kerugian tertinggi, yaitu Rp1,009 miliar, meski area terdampaknya hanya sekitar 1.011 meter persegi,” ujar Novian, Selasa (22/7).

Kecamatan Warudoyong tercatat sebagai wilayah paling terdampak dengan 27 kejadian bencana dan estimasi kerugian Rp193 juta. Diikuti oleh Kecamatan Baros (26 kejadian) dan Lembursitu (19 kejadian).

Secara bulanan, Mei menjadi periode dengan jumlah kejadian tertinggi yaitu 37 kasus, disusul Maret (39 kasus), April (23), Januari (22), dan Juni (7). Meskipun jumlah kasus di bulan Juni lebih sedikit, kerugian tetap signifikan akibat beberapa kasus kebakaran dan tanah longsor.

BPBD mengaitkan lonjakan kasus bencana dengan curah hujan tinggi dan faktor iklim. Berdasarkan laporan Stasiun Klimatologi Jawa Barat, tingkat hujan di dasarian II Juni bervariasi antara rendah (33%), sedang (58%), dan tinggi (9%).