KOTA SUKABUMI

Kota Sukabumi Butuh Asrama Haji

CIKOLE – Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Sukabumi memiliki mimpi agar Kota Sukabumi memiliki gedung asrama haji dan pusat pengembangan dakwah islam. Pasalnya, Pemerintah Kota Sukabumi selalu mengalami kesulitan saat memilih lokasi pemberangkatan ataupun pemulangan jamaah haji setiap tahun.

Hal itu, disebutkan Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Aang Zaenudin. Menurutnya, ide gagasan untuk memiliki gedung asrama haji dan pusat pengembangan dakwah didasari oleh sulitnya lokasi yang representatif untuk pemberangkatan serta pemulangan jemaah haji.

“Kami (Bagian Kesra,red) tengah menggagas agar Kota Sukabumi memiliki gedung asrama haji, sehingga kedepan kita tidak lagi mengalami kesulitan untuk menentukan lokasi pemberangkatan dan pemulangan jemaah serta kegiatan dakwah islam,” jelas Aang saat ditemui diruang kerjanya, kemarin (14/11).

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Aang, pihaknya tengah menyusun draf peraturan daerah (Perda) tentang fasilitas keberangkatan dan penjemputan jemaah haji di Kota Sukabumi sebagai payung hukum atas harapan tersebut.

“Kami sedang rancang draf Perdanya, karena memang harus ada Perda terlebih dahulu untuk mewujudkannya. Insyallah, target kami pada Maret 2020 mendatang draf itu bisa masuk ke DPRD Kota Sukabumi,” imbuh Aang.

Lebih jauh Aang mengungkapkan, ada dua alasan besar Kota Sukabumi cukup membutuhkan gedung asrama haji dan pusat pengembangan dakwah islam. Yang pertama, Kota Sukabumi memiliki fasilitas untuk jemaah haji dan syiar islam di Kota Sukabumi bakal lebih baik.

“Jadi, gedung asrama haji dan pusat pengembangan dakwah islam itu bisa digunakan juga untuk berbagai kegiatan besar islam. Sehingga kita tidak mengalami kesulitan lagi menentukan tempat,” terangnya.

Aang juga mengaku, telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, respon baik dari stake holder alam idenya tersebut semakin memacu semangatnya untuk mewujudkan Kota Sukabumi memiliki gedung asrama haji dan pusat pengembangan dakwah Islam.

“Saya juga sudah lapor pak Wali, termasuk Kemenag Kota Sukabumi dan responnya bagus. Saat ink kami selesaikan satu-satunya saja, semoga harapan kita bersama ini dimusnahkan,” pungkasnya. (upi/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button