KOTA SUKABUMI

KKU 14 Tolak Rencana Rerouting

×

KKU 14 Tolak Rencana Rerouting

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Meski baru sebatas rencana, rerouting atau perubahan rute angkot trayek 14 jurusan Bhayangkara-Sukabumi, menuai protes. Sejumlah pengemudi mengaku keberatan dengan rencana tersebut karena dianggap merugikan bagi usahanya. Penolakan tersebut diungkapkan Ketua Kelompok Kerja Unit (KKU) Angkot Trayek 14, Yana Mulyana.

Radar Sukabumi, pria berusia 50 tahun itu mengatakan, sejumlah sopir angkot keberatan jika ada perubahan rute tersebut karena dianggap lebih jauh dari rute biasanya.

Bank bjb Tandamata

“Ya, kami dari tahun sebelumnya juga sudah menolak dan keberatan jika rute harus dialihkan, karena kejauhan,” ujar Yana Mulyana kepada Radar Sukabumi.

Sementara ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi berupaya untuk me-rerouting ulang trayek agar memudahkan aksebilitas penumpang dalam mendapatkan transportasi angkot.

“Iya, kami sudah coba terapkan di jalur depan Polres Sukabumi Kota sampai Jalan Veteran, nantinya di tahun 2018 penumpang menikmati akses jalur tersebut, angkot 14 akan melewati jalur itu, ” kata Kepala Bidang (Kabid) LLA Dishub Kota Sukabumi, Imran Wardhani, Jumat (29/12).

Lebih lanjut Imran menerangkan, dengan perubahan trayek 14 itu, tak lain tujuannya untuk mengakomodir kebutuhan pelayanan angkutan pada kawasan tersebut.

“Semula melewai Jalan Veteran nanti akan melewati Jalan Ahmad Yani-Jalan Masjid dan Jalan Veteran. Jika jalur kan sudah dari sekarang menjadi satu arah, nanti kita berkoordinasi dengan KKU 14, mudah-mudaham mereka juga bisa menerima masukan dari kami, ” terangnya.

Tak hanya itu, menurut Imran, dalam melakukan rerouting angkutan umum tidak akan menambah armada. Akan tetapi lebih mengefesiensikan angkot yang sudah ada. Sehingga load factor( Faktor muat,red) penumpang bisa lebih efektif.

“Jumlah angkot tidak akan bertambah, kami hanya efisiensikan angkot yang ada, hanya saja trayeknya yang diatur, ” jelasnya.

Masih kata Imran, pihaknya akan memberlakukan rerouting trayek Kota Sukabumi menuju Terminal KH Ahmad Sanusi, agar masyatakat bisa lebih mudah mengakses ke jalur terminal. “Mungkin di 2018 ini kami akan coba melakukan rerouting itu,” paparnya.

Dirinya menambahkan, kedepan, Dishub, Satlantas dan Organda akan mengatur dan rekayasa lalu lintas ruas jalan lainnya. Hal tersebut, dilakukan agar terwujudnya pelayanan lalulintas dan angkuatan jalan yang aman dan tertib.

“Apalagi denga adanya transportasi online, kami akan coba merubah trayek agar semua jalur bisa dirasakan masyarakat ketika membutuhkan angkot,”tandasnya.(Cr16/t)